HALLONESIA.COM – Anak Dante (6) merupakan putra dari artis Tamara Tyasmara menjadi korban pembunuhan oleh Yudha Arfian (YA) pacar atau kekasih ibundanya.
Tamara sendiri telah menjalani pemeriksan oleh Penyidik Polda Metro Jaya dan psikolog forensik
Dikatakan ibunda Dante ini, ia sudah sudah menjalin hubungan dengan tersangka pembunuh anaknya, Yudha Arfian kurang lebih 2 tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu disampaikannya usai jalani pemeriksaan psikologi oleh Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor).
Pemeriksan berlangsung di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/2/2024) malam.
“Dari April 2022 (Jalin Hubungan dengan Yudha), berarti sudah hampir 2 tahun,” kata Tamara Tyasmara.
Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Terima Ucapan Selamat dari Sejumlah Pemimpin Dunia, Proses Demokrasi Diakui dan Berjalan Baik
Baca Juga:
LOTTE Chemical Indonesia, Milliken, dan Tederic Gelar Seminar tentang Solusi Polipropilena Mutakhir
iQIYI Resmi Memulai Produksi Serial Original Lokal Pertama di Indonesia, Menggandeng Telkomsel
Ia juga mengaku, hal ytersebut sudah dijelaskannya kepada penyidik.
“Semua selama aku pacaran 2 tahun semua udah aku sampaikan ke penyidik.”
Lihat juga konten video, di sini: Usai Ziarah Makam Orangtua, Prabowo Kunjungi Rumah Almarhum Jenderal Wismoyo Arismunandar
“Terus tadi psikolog forensik udah aku jelaskan semua,” pungkasnya.
Baca Juga:
Terbuka dan Inklusif, Haikou Semakin Cepat Berkembang sebagai Pusat Seni Pertunjukan Internasional
Savaya Group Luncurkan Zumana, Destinasi Tepi Pantai Terbaru di Kawasan Ikonik Pantai Kuta
Sebelumnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra.mengatakan tersangka YA menenggelamkan korban sebanyak 12 kali
“Dengan durasi waktu yang bervariatif antara lain 14 detik, 24 detik, 4 detik, 2 detik, 26 detik, 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, dan 26 detik.”
“Sedangkan yang terakhir adalah sebanyak 54 detik,” ungkap Wira dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2/2024).
Lebih lanjut Wira menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka mengaku menenggelamkan korban yang juga anak kekasihnya itu untuk melatih pernapasan.
“Si tersangka ini beralasan melatih pernapasan dengan melakukan nyelem-nyeleman, itu bahasa di BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” kata Wira.
Kendati demikian, Wira menambahkan perihal alasan yang disampaikan oleh tersangka itu nantinya akan di-compare atau dibandingkan dengan keterangan saksi-saksi maupun ahli.
Baca Juga:
“Ini akan kita compare nantinya dengan keterangan saksi maupun ahli, berdasarkan analisis dari pada rekaman video.”
“Yang nantinya akan kita tunjukkan kepada para saksi maupun kepada ahli untuk dilakukan analisis dan nanti disimpulkan oleh para ahli,” tutur Wira.***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita entertainment Femme.id
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Topikpost.com dan Infotelko.com










