Bawaslu Beri Tanggapan Soal Pengeluaran PSI Hanya Rp180.000, Terkecil dari Partai Politik Lain

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 11 Januari 2024 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep. (Instagram.com/@psi_id)

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep. (Instagram.com/@psi_id)

HALLONESIA.COM – Pengeluaran laporan awal dana kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai tidal logis.

Karena pengeluaran partai yang dipimpin anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep itu hanya Rp180.000 sehingga harus dilakukan pengecekan.

Demikian, hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya itu harus dicek kenapa yang bersangkutan demikian,” kata Bagja melalui keterangan tertulisnya, Rabu (10/1/2024)

Menurut Bagja, terkadang partai politik menyerahkan laporan seadanya dan baru melakukan perbaikan belakangan.

Baca artikel lainnya di sini : Investor Real Estate Tertarik Investasi di IKN, Usai Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungan Kerja ke Timur Tengah

Hal itu, katanya, menjadi persoalan proforma di kalangan partai politik.

“Kadang-kadang orang untuk mematuhi proforma itu dimasukkan dulu, perbaikan-nya belakangan. Itu juga jadi persoalan,” ujar Bagja.

Bagja mengatakan, LADK partai politik, baik penerimaan maupun pengeluaran, harus terus diperbarui.

Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto Dorong Pembangunan Tanggul Laut di Pantura, Cegah Warga Terdampak Banjir Rob

Terlebih, nantinya akan ada Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

“Harus di-update terus, kan ada LPPDK nanti. Di situ akan dilihat update-nya,” ucap Bagja.

Rahmat mengatakan, tidak logis jika nantinya pengeluaran dana kampanye partai politik masih di angka Rp180 ribu, sementara kampanye dilakukan di banyak tempat.

“Kan enggak rasional kalau masih tetap Rp180 (ribu). Loh itu ke mana? Mereka kampanye di mana-mana.”

“Kok enggak ada laporannya? Itu kan tidak logis dan tidak rasional,” imbuh Bagja.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan rincian total penerimaan dan pengeluaran dalam LADK semua partai politik nasional peserta Pemilu 2024, Selasa (9/1/2024).

Berdasarkan LADK tersebut, PDI Perjuangan tercatat sebagai partai politik dengan total penerimaan dan pengeluaran paling tinggi.

Yakni masing-masing Rp183.861.799.000 (Rp183 miliar) dan Rp115.046.105.000 (Rp115 miliar).

Sementara itu, PSI tercatat sebagai partai politik dengan pengeluaran terkecil, yakni Rp180.000; sedangkan total penerimaannya adalah Rp2.002.000.000 (Rp2 miliar).*

Berita Terkait

Sekjen PDI Perjuangan Sebut Bersifat Rahasia Soal Hasil Pertemuannya dengan Mantan Pacar Kaesang Pangarep
Bahlil Lahadalia Sebut Posisi Ketua MPR Hasil Pertukaran dengan Jumlah Menteri, Ini Tanggapan NasDem
Daftar Lengkap 100+ Calon Menteri, Wakil Menteri dan Pimpinan Lembaga Pemerintahan Prabowo Subianto
Veronica Tan Jadi Menteri Kabinet Prabowo Subianto, Ungkap Harapannya di Hadapan Para Wartawan
Menseskab Pramono Anung Tanggapi Pernyataan Presiden Jokowi Usai Disebut Belum Sampaikan Ingin Mundur
Marshel Widianto Gagal Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel Usai Partai Demokrat dan PKS Cabut Dukungan
Masyarakat Dihimbau agar Tak Lengah Awasi Kelanjutan dari Polemik RUU Pilkada yang Batal Disahkan DPR
Kemarahan Rakyat Muncul di Berbagai Daerah, Akibat Konstitusi Diakal-akalin Demi Kepentingan Politik Tertentu
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 08:55 WIB

Foshan Luncurkan Fasilitas Medis Internasional Tingkat Provinsi Pertama

Senin, 30 Maret 2026 - 07:12 WIB

Lianlian DigiTech Umumkan Kinerja Tahunan 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 07:04 WIB

Highstar Resmikan Pabrik Baterai “Tabless” Pertama di Luar Negeri yang Berlokasi di Malaysia

Senin, 30 Maret 2026 - 06:50 WIB

Huawei Gelar Global Installer Summit Ke-6: Ajang yang Diikuti Instalatur Terbaik untuk Menangkap Peluang Energi Terbarukan pada Era AI

Senin, 30 Maret 2026 - 06:42 WIB

Hainan Daily Press Group dan Nanyang Siang Pau asal Malaysia Luncurkan Survei Investasi ASEAN, Bertepatan dengan 100 Hari Sistem Kepabeanan Khusus yang Diterapkan Hainan FTP

Senin, 30 Maret 2026 - 03:39 WIB

Pemimpin Industri Sistem Penukaran Baterai asal Taiwan Dorong Era Baru dalam Mobilitas Perkotaan di Ajang Sustainability Week Asia yang Digelar The Economist

Senin, 30 Maret 2026 - 01:03 WIB

UGREEN Perkenalkan Power Bank 55W Ramah Perjalanan dengan Kabel Terintegrasi dan Layar Pintar

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:38 WIB

Haier Rayakan Keunggulan di Paris dengan Portofolio “Smart Home” Terbaru

Berita Terbaru

Pers Rilis

Lianlian DigiTech Umumkan Kinerja Tahunan 2025

Senin, 30 Mar 2026 - 07:12 WIB