XJTLU dan CP Group Luncurkan Pusat Kerja sama Pendidikan di Thailand

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 5 April 2026 - 05:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melatih keterampilan praktis dan keahlian pemecahan masalah di dunia kerja nyata

BANGKOK, 5 April 2026 /PRNewswire/ — Xi’an Jiaotong-Liverpool University (XJTLU) di Tiongkok dan Charoen Pokphand Group (CP Group) di Thailand hari ini meresmikan XJTLU Syntegrative Education Centre (Thailand). Berlokasi di Bangkok, fasilitas ini menghadirkan inovasi pendidikan XJTLU ke Thailand melalui model Syntegrative Education dalam bentuk program micro-credential jangka pendek dan fleksibel untuk pengembangan SDM. Fasilitas ini juga akan menjalankan berbagai proyek penelitian dan pengembangan yang berkolaborasi dengan CP Group.

Dr Teerapon Tanomsakyut (centre, left) and Professor Xiaojun Zhang (centre, right) sign the Memorandum of Understanding
Dr Teerapon Tanomsakyut (centre, left) and Professor Xiaojun Zhang (centre, right) sign the Memorandum of Understanding

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fasilitas ini menyatukan keunggulan XJTLU, universitas kerja sama Tiongkok-negara asing yang terbesar di Tiongkok, dan CP Group, salah satu grup bisnis terbesar dan paling terdiversifikasi di dunia.

Mahasiswa tidak hanya memanfaatkan model pendidikan inovatif dari XJTLU, namun juga memperoleh pengalaman langsung menghadapi praktik dan tantangan industri bersama CP Group. Kolaborasi ini membangun jembatan yang dinamis antara pembelajaran di kampus dan penerapannya di dunia profesional.

Acara peresmian menghadirkan sambutan dari Profesor Xiaojun Zhang, Chief Officer of Education, XJTLU, serta Dr. Teerapon Tanomsakyut, Chief of Sustainability and Strategic Development Officer, CP Group.

Dalam sambutannya, Profesor Zhang menyoroti kerja sama yang telah terjalin antara XJTLU dan CP Group selama beberapa tahun terakhir. "Kini, mahasiswa kami mengerjakan proyek nyata dari CP Group sebagai bagian dari pembelajaran, dan sejumlah lulusan XJTLU juga telah bergabung dengan perusahaan tersebut," ujarnya.

Dr. Tanomsakyut menekankan, kolaborasi ini akan mempercepat pengembangan sistem pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan nyata melalui perpaduan keahlian bisnis dan akademik.

Setelah acara peresmian dan penandatanganan nota kesepahaman, Profesor Youmin Xi, Executive President, XJTLU, memberikan wawancara khusus mengenai arah pendidikan pada masa depan.

Professor Xi menyatakan: "Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami untuk menata ulang pendidikan masa depan—membangun ekosistem pembelajaran yang terbuka, terhubung, dan inovatif sehingga memberdayakan individu serta organisasi untuk menghadapi kompleksitas, membuka potensi, dan menciptakan nilai bersama di tengah perubahan yang cepat."

Fasilitas ini akan menyediakan berbagai kursus singkat dan pelatihan lain dengan model pembelajaran hybrid yang memadukan interaksi tatap muka berbasiskan studio dengan pengalaman berbasiskan proyek secara daring.

Menyasar pembelajar jangka panjang, fasilitas ini menawarkan jadwal yang fleksibel—mulai dari kelas malam, akhir pekan, hingga masa libur sekolah. Dengan skema ini, mahasiswa maupun profesional dapat terus belajar tanpa mengganggu studi maupun karier. 

Berita Terkait

Gastronomi memasuki Academy of Fine Arts pada tanggal 20 Mei 2026 saat chef pendiri Restaurant Guy Savoy menjadi anggota
Singapura Perkuat Ekosistem AI Bersama Mitra Global, Percepat Penerapan Teknologi di Dunia Nyata
Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Perluas Jangkauan Regional dan Promosikan Malaysia Healthcare Melalui Malaysia Fair Jakarta 2026
Haier Resmi Jadi Sponsor Utama Al Ahly FC Selama Empat Tahun, Sponsor Utama Kedua Al Ahly
Penerbangan eVTOL Perdana di Asia Tengah: AutoFlight Unjuk Kemampuan eVTOL di Kazakhstan
Cathay United Bank Jadi Bank Taiwan Pertama yang Bergabung dalam Green Investments Partnership
ATxSummit 2026 Resmi Dibuka, Ambisi Regional Dorong Pemanfaatan AI untuk Kepentingan Publik
Debut “The Princess Wencheng Banquet”: Suguhkan Pertunjukan Makan Malam Imersif Pertama yang Memadukan Elemen Budaya dan Pariwisata
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:13 WIB

Gastronomi memasuki Academy of Fine Arts pada tanggal 20 Mei 2026 saat chef pendiri Restaurant Guy Savoy menjadi anggota

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Singapura Perkuat Ekosistem AI Bersama Mitra Global, Percepat Penerapan Teknologi di Dunia Nyata

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:57 WIB

Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Perluas Jangkauan Regional dan Promosikan Malaysia Healthcare Melalui Malaysia Fair Jakarta 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:25 WIB

Haier Resmi Jadi Sponsor Utama Al Ahly FC Selama Empat Tahun, Sponsor Utama Kedua Al Ahly

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:51 WIB

Penerbangan eVTOL Perdana di Asia Tengah: AutoFlight Unjuk Kemampuan eVTOL di Kazakhstan

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:31 WIB

ATxSummit 2026 Resmi Dibuka, Ambisi Regional Dorong Pemanfaatan AI untuk Kepentingan Publik

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WIB

Debut “The Princess Wencheng Banquet”: Suguhkan Pertunjukan Makan Malam Imersif Pertama yang Memadukan Elemen Budaya dan Pariwisata

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:31 WIB

Lianlian DigiTech Perkuat Strategi di Timur Tengah, Hadirkan Layanan Pembayaran Resmi dari DIFC

Berita Terbaru