HALLONESIA.COM – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan puncak arus balik mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada 1-2 Januari 2024.
“Berkaitan dengan puncak mudik besar kemungkinan terjadi setelah dan sebelum tahun baru.”
“Kalau sebelum tahun baru tidak banyak, banyak yang sudah mudik, tapi di 1-2 terjadi puncak,” ungkap Menhub Budi kepada wartawan, Senin 25 Desember 2023.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menhub Budi juga meminta kapada pengelola transportasi sektor udara, air, darat, dan perkretaapian menjual tiket lebih awal.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak arus balik.
Baca artikel lainnya di sini : Kasus Dugaan Pemerasan oleh Firli Bahuri, Polda Metro Tunggu Hasil Penelitian JPU Kejati DKI Jakarta
“Oleh karenanya di semua sektor apa udara, darat, laut dan KA konsentrasi pada titik itu.”
Baca Juga:
Dua Alumni Peking University Raih “Fields Medal”, Sebanyak 14 Akademisi PKU Tampil di ICM 2026
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
“Bagaimana penjualan dilakukan lebih awal supaya yang akan dilayani relatif lebih baik,” tuturnya.
Budi menyebut ada sejumlah titik krusial padat kendaraan, salah satunya terjadi di Cikupa menuju Tangerang.
Lihat juga konten video, di sini: Momen Gemoy Calon Presiden Prabowo Subianto dan Kenkulus, Kiss Bye dan Kecup Kening
Menhub berharap operator berkoordinasi dengan Polri agar dapat suatu improvement untuk opsi contraflow.
Baca Juga:
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
“Kami berkoordinasi dengan kepolisian. Setelah kita melakukan pengamatan terhadap tempat-tempat yang kita integrasikan”.
“Tempat tinggi kemacetan, di Merak, Ketapang, Cipali Soetta ternyata semua berjalan dengan baik,” terangnya.***









