HALLONESIA.COM – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan puncak arus balik mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada 1-2 Januari 2024.
“Berkaitan dengan puncak mudik besar kemungkinan terjadi setelah dan sebelum tahun baru.”
“Kalau sebelum tahun baru tidak banyak, banyak yang sudah mudik, tapi di 1-2 terjadi puncak,” ungkap Menhub Budi kepada wartawan, Senin 25 Desember 2023.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menhub Budi juga meminta kapada pengelola transportasi sektor udara, air, darat, dan perkretaapian menjual tiket lebih awal.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak arus balik.
Baca artikel lainnya di sini : Kasus Dugaan Pemerasan oleh Firli Bahuri, Polda Metro Tunggu Hasil Penelitian JPU Kejati DKI Jakarta
“Oleh karenanya di semua sektor apa udara, darat, laut dan KA konsentrasi pada titik itu.”
Baca Juga:
Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan
NagaWorld Raih Sertifikasi Great Place To Work® 2026 dengan Skor Trust Index™ 97%
“Bagaimana penjualan dilakukan lebih awal supaya yang akan dilayani relatif lebih baik,” tuturnya.
Budi menyebut ada sejumlah titik krusial padat kendaraan, salah satunya terjadi di Cikupa menuju Tangerang.
Lihat juga konten video, di sini: Momen Gemoy Calon Presiden Prabowo Subianto dan Kenkulus, Kiss Bye dan Kecup Kening
Menhub berharap operator berkoordinasi dengan Polri agar dapat suatu improvement untuk opsi contraflow.
Baca Juga:
IGEL Hadirkan Now & Next Workspace & Endpoint Security Summit di Melbourne, Australia
60 Seconds to Tokyo: Sensasi Japanese Street Food di Lebih dari 130 Archipelago Hotels di Indonesia
“Kami berkoordinasi dengan kepolisian. Setelah kita melakukan pengamatan terhadap tempat-tempat yang kita integrasikan”.
“Tempat tinggi kemacetan, di Merak, Ketapang, Cipali Soetta ternyata semua berjalan dengan baik,” terangnya.***









