Inilah Selebriti Pemilik Klub Sepakbola yang Dukung Erick Thohir Jadi Ketua Umum PSSI

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 15 Januari 2023 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erick Thohir dan sejumlah selebriti saat mendaftar Ketua Umum PSSI. (Instagram.com/@seputaret)

Erick Thohir dan sejumlah selebriti saat mendaftar Ketua Umum PSSI. (Instagram.com/@seputaret)

HALLONESIA.COM ‐ Sejumlah selebriti dan pengusaha pemilik klub sepakbola mendukung Erick Thohir Jadi Ketua Umum PSSI.

Sat mendaftar menjadi bakal calon ketua umum, Erick ditemani beberapa “voter”.

Mereka adalah: Pemilik klub Liga 1 RANS Nusantara FC Raffi Ahmad dan pemilik FC Bekasi City Atta Halilintar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada juga pemilik sekaligus Direktur Utama klub Liga 1 Persis Solo Kaesang Pangarep.

Kemudian Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Teddy Cahyono dan Presiden klub Liga 2 Sriwijaya FC Hendri Zainuddin.

Selain mereka, Erick juga didampingi dua anggota Komite Eksekutif PSSI yakni Pieter Tanuri, yang juga pemilik klub Liga 1 Bali United, dan Hasani Abdulgani.

Hendri Zainuddin bahkan menyebut bahwa Erick sudah mendapatkan dukungan dari 60 voter PSSI.

Sebagai gambaran, saat ini PSSI memiliki 87 pemilik suara.

“Jadi bisa menang mutlak,” tutur Hendri.

Sementara Raffi Ahmad, Kaesang Pangarep dan Teddy Cahyono secara senada menilai Erick Thohir pantas menjadi Ketua Umum PSSI 2023-2027.

Lantaran memiliki hasrat besar dan nyali untuk membenahi persepakbolaan nasional.

Erick Thohir juga memiliki jejak di kancah persepakbolaan internasional.

Pengusaha yang menjadi pembantu Presiden Jokowi sebagai Menteri BUMN itu pernah memiliki salah satu klub terbesar di Eropa, Inter Milan.

Dirinya juga sempat mempunyai saham mayoritas di klub Liga Amerika Serikat, MLS, DC United.

Di Indonesia, Erick sebagai bos Mahaka Sports pernah menggelar Piala Presiden pada 2015 untuk mengisi kekosongan kompetisi karena PSSI disanksi oleh FIFA.***

Berita Terkait

Pasha Ungu Turut Berduka Atas Driver Ojol Yang Tewas Dilindas Rantis
Bareskrim Gelar Tes DNA untuk Ridwan Kamil dan Lisa, Fakta Terkuak
Sidang Ricuh, Nikita Mirzani Tuding Ada Mafia Hukum di Kasus Skincare Rp4 Miliar
Drama Kehamilan DJ Panda, Bravy Ungkap Dua Korban Misterius Lainnya
Ancaman DJ Panda Ke Erika Carlina Bocor, Publik Heboh!
Dari Pesinetron Jadi Terdakwa! Kasus Vape Bius Jonathan Frizzy Naik
Skandal WhatsApp! Data Penyakit Dara Arafah Disebar Vendor Allianz, Heboh
Giring, Yovie, Ari, Ifan: Artis Merajai Jabatan Pengurus BUMN!
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:22 WIB

Ulang Tahun ke-9, JULO Telah Salurkan 27 Triliun untuk Modal Usaha hingga Pendidikan

Selasa, 23 Desember 2025 - 02:46 WIB

Raih Dua Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025: Penutup Tahun yang Membanggakan untuk Universitas Lambung Mangkurat

Senin, 22 Desember 2025 - 13:15 WIB

Universitas Lambung Mangkurat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan: Tim Multidisiplin ULM Berikan Layanan Kesehatan Komprehensif untuk Penyintas Bencana Banjir di Aceh

Jumat, 19 Desember 2025 - 07:56 WIB

Bali menjadi tuan rumah Cambridge Schools Conference dan meluncurkan lima komunitas sekolah baru untuk kawasan Asia Tenggara dan Pasifik

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:24 WIB

MoEngage Dapatkan Tambahan Pendanaan Seri F Sebesar $180 Juta; Selesaikan Acara Likuiditas Untuk Karyawan dan Investor

Senin, 15 Desember 2025 - 22:04 WIB

SEG Solar Mulai Bangun Pabrik Ingot dan Wafer Berkapasitas 3 GW di Indonesia

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:35 WIB

Glance Berkolaborasi dengan IAS, Berbagai Fitur Pengukuran Iklan Digital Kini Hadir pada Platform Glance untuk 250 Juta Pengguna di India dan Indonesia

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:29 WIB

Menurut GSMA, Indonesia Harus Mempercepat Investasi Digital yang Ditargetkan Agar Menjadi Salah Satu Negara Digital yang Terdepan di Asia Pasifik

Berita Terbaru